Kampung Horta

Kreatifitas anak bisa dilakukan dengan apa saja termasuk menggunakan sumber lingkungan sekitar dari barang-barang yang sudah tidak terpakai. Contohnya adalah membuat kertas daur ulang dari kertas yang sudah tidak dipergunakan lagi. Atau bubuk kayu yang sudah tidak terpakai, bisa digunakan untuk membuat boneka yang diberikan bibit agar boneka tersebut bisa tumbuh rumput. Boneka ini dikenal dengan nama boneka Horta.

Perjalanan dimulai ketika bus dan beberapa mobil kami meluncur ke Bogor, kampung Horta. Harusnya memang ke Kampung Horta. Namun karena pada hari H telah penuh dengan peserta lain, maka tempat kami beralih ke Kedai Fatimah di Bogor.

Featured image

Kampung Horta adalah kampung dimana orang-orangnya diberdayakan untuk kebutuhan dan menghasilkan pendapatan dari kegiatan membuat boneka horta.

Peserta/ pengunjung yang datang ke kampung horta, tidak saja hanya untuk membuat boneka horta, tapi masih ada kegiatan lain yang bisa dikerjakan. Satu kegiatan dikenakan biaya Rp20,000/ anak. Beberapa kegiatan yang kami ambil dan dipraktekkan langsung adalah:

1. Membuat boneka horta

IMG_2944

bahan bubuk kayu yang terbungkus stoking sudah disiapkan. Peserta diberikan 3 lembar kain flanel ukuran kecil 3 warna (hitam, merah, putih), sepasang mata, segulung kecil tali dan dipinjamkan gunting dan lem uhu.

Mulailah dengan membayangkan mau dijadikan apa calon boneka itu. Bisa boneka salju olaf, kura-kura, bebek kantoran, dancing queen, atau apapun yang bisa dikreasikan. Setelah mendapatkan gambaran, mulailah membuat kepalanya. Biasanya bibit-bibit yang sudah ada di antara kumpulan bubuk kayu itu akan ditempatkan di atas kepala. Jika seperti kura-kura, bisa di atas punggung.

Jika sudah berbentuk, bisa diberikan aksesoris dari kain flanel. Salah satunya jadilah bebek kantoran yg gambarnya ada di paling atas cerita ini.

2. Membuat kertas daur ulang

Kertas daur ulang dibuat dari campuran kertas bekas disobek-sobek, lem fox dan air diblender. Setelah jadi bubur, dicetak pada cetakan kertas dialasi dengan kain kemudian dijemur untuk dikeringkan.

Featured image Featured image

Featured image Featured image

3. Membuat telor asin

Seperti kita ketahui, telor asin terbuat dari telor bebek yang diasinkan dengan abu gosok dan garam yang dicampur dengan air. Perlu waktu +/- seminggu untuk mengasinkannya kemudian direbus dan dihidangkan. Tapi sebelum dibalur dengan abu gosok garam, telor dilicinkan dahulu dengan amplas.

Featured image Featured image

4. Membuat anthurium kaktus

Anthurium kaktus adalah penanaman kaktus pada gelas dengan susunan dari paling bawah yaitu humus, lalu batu-batuan dengan dimasukkan kaktusnya dan batu-batu hiasan di atasnya. Penyiraman seminggu sekali.

Featured image Featured image

Selain itu ada juga permainan ekosistem sawah. Namun sayang, karena tidak di kampung horta maka ekosistem sawah diganti dengan permainan tangkap belut dan pecah balon.

Selesai acara, kami mengabadikan sebentar para mommy hepi dan anak-anak riang … 🙂

Featured image

Thanks to Ibu Agustin selaku koordinator on Mother’s day 22-12-14

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s