Pulau Kiluan (Kiloan): Surga Lampung yang Berkilau

DSCN2896

#Kiloan #Kiluan #Lampung #Lumba-lumba #Dolphin #Snorkling

16 Mei 2014, Jam 8 malam kita berangkat dari kantor di Pulo Gebang menuju TB Simatupang untuk jemput teman-teman yang lain. Setelah itu meneruskan ke pelabuhan Merak. Sampai di Pelabuhan Merak, waktu menunjukkan pukul 11.30 malam. Alhamdulillah, anak saya yang berumur 9 tahun anteng aja walau melek sejenak karena harus bergerak memasuki ferri.

Ferri yang kami tumpangi cukup besar dengan banyak penumpang. Kami mencari ruangan yang ada AC-nya agar nyaman dan bisa tidur. Jadilah kami mendapatkan beberapa bangku dan menggelar tikar di tempat yg tidak ada bangkunya. Disediakan bantal di sana untuk disewa.

Di kapal juga tersedia jasa mijat dan bekam. Jadi, bagi yang ingin rileks dengan pijatan, bisa panggil bapak2 tukang pijat dengan bayaran terjangkau.

Kami tiba di Pelabuhan Baukeheni Lampung pada tgl 17 Mei 2014 jam 3.30 pagi dini hari. Terlalu dini untuk semua kegiatan kecuali Tahajjud. Kami keluar pelabuhan lalu menuju masjid untuk melaksanakan sholat Subuh karena sampai masjid waktu sudah mau menunjukkan waktu sholat Subuh.

004

Masih di Baukeheni, kami menuju ke pangkalan angkot. Koordinator kami mencoba menghubungi 2 angkot yang sudah dibooking sebelumnya. Tujuan Canti, berangkat pukul 05.30. perjalanan yang dahsyat!  Bagaimana tidak dahsyat? Valentinno Rossi aja kalah sama si sopir angkot :D.

Dengan menempuh perjalanan hamper 40 km, jam 6.45 am sampai di Canti, naik boat menuju P. Legundi. Sebelumnya isi perut dulu biar ga mual sekaligus buat tenaga di atas air karena lumayan hampir 3 jam di atas air. Di sana kita banyak ketemu teman-teman seperjuangan, bahkan beberapa diantaranya bule dan pale.

Sebagian dari kita memang menuju ke Kiluan. Sebagian lagi menuju ke gunung Krakatau. Someday, I will be go to Krakatau. Kayaknya enak juga…

This slideshow requires JavaScript.

9.30 am sampai di P. Legundi. kita snorkling di kedalaman 2 – 3 meter. Subhanallah, Masya Allah … cantik nian isi laut tuh. Maklum, ini pertama kali snorkling, liat perut laut langsung. Asinnya yang ga tahan di mulut. Belum lagi kalo kacamata snorklingnya ga nempel ketat, ampun dh mata, perih kena air laut. Si bocah dah kapok snorkling karena ya itu, air lautnya masuk mata. Jadi, yang bawa anak kecil, bawain kacamata snorkling khusus ukuran dia supaya bener2 pas di mata, ga longgar. Karena yang disediain utk group seperti itu biasanya semua ukuran dewasa, jadi longgar kalau buat anak kecil.

Bernarsis ria lah kita di bawah air. Lumayan deg-degan ketika foto dalam air karena kudu lepas life vest. Tapi setelah selesai dan lihat hasilnya, super seneng.

Puas snorkling, kita cabut lagi dan tiba jam 11.00 am di P. Kelapa. Pasirnya subhanallah masya Allah putiiihhhh dan bersiiihhhh, amazing deh. Banyak karang2nya juga bagus2. Terus terang, gw ambil beberapa untuk pemanis aquarium di rumah. Banyak juga temen2 yang ambil karang2nya. Trus, kita foto2 dg pasir yg begitu putih dan bersih dan setelahnya isi perut, makan siang di sana. Makan siang di atas pasir putih nan bersih, kapan lagi?

018

Puas makan, kita cabut lagi naik boat karena perjalanan belum selesai. Sekitar hampir 2 jam, kita baru deh sampe di pulau Kiluan. Jam 14.30 pm sampai di P. Kiluan. Kita taro semua barang2, bersih2 lalu sholat dan ganti lagi baju yang tadi yg udah basah sama snorkling untuk pergi ke Laguna Gayau.

022
Welcome to Teluk Kiluan island, Lampung. Enjoy the activities: Live dolphin show, Snorkeling, Laguna (natural swimming pool), Sunset, Pure Coconut, Barbecue and of course, Me Time! 🙂

Naik boat lagi dari P. Kiluan, tapi ga lama, Cuma sekitar 15 menit ke laguna. Jam 15.30 pm kita udah tiba di pulau entah apa namanya untuk jalan ke laguna. Apa sih laguna itu? Laguna itu air laut yang terjebak batu karang, jadi ngebentuk kolam renang. Keren banget deh.

Dan untuk mencapai itu, diperlukan perjuangan yang sangat menantang. Berlika liku di daratan dan penuh resiko ketika membelah karang. Jadi, ketika sampai di pulau tersebut, kita membelah perkampungan, lalu naik bukit yang lumayan biking ngos-ngosan, terus baru deh turunin bukit. Sepanjang naik dan turun bukit, jalan yang dilalui adalah jalan setapak dan licin.

Ketika di tengah perjalanan di bukit, kita ketemu kru dari stasiun tv swasta yang lagi ngeliput pulau tersebut dengan tujuan yang sama, Lagunanya. Ada presenter cantiknya, sesekali membawakan cerita dan dishoot. Karena bu ketua SKSD, jadilah kita ngobrol-ngobrol sama doi. Doi kerja utk stasiun TV baru di acara travel n petualangan gitu.

Petualangan sejati terjadi ketika kita selesai ngebelah perbukitan, sampai di pantai dan mulai membelah karang2 tajam, licin dan terjal. Pokoknya rada horror kalau ga hati2. Dan kudu kudu extra super hati2 karena selain gw seorangan yang harus jaga diri, gw juga harus jaga bocah yang baru 9 tahun untuk ngelewatin itu. Ga ada jalan lain. Pelang-pelan, hati-hati, focus, konsentrasi, itu kuncinya. Dan alas kaki yang tepat. Kalau ga pake sandal gunung, mesti kudu extra hati-hati sangat. Nah tuh, lebay banget kan penambahan2 kata2nya. Tapi, bener karena kalau pakai sandal jepit atau sepatu kets, bisa jadi tergelincir Karena ga keket cengkramannya ke karang.

026
what a view! *love*
023
ketemu presenter
029
tidak ada jalan mulus
025
loncat dulu 😀
027
narsis dulu
028
lika-liku perjalanan menuju laguna
032
medan sulit pakai bantuan bambu
030
licin dan tajam

031

Dan hasil dari perjuangan yang wah itu, hilang sudah lelah dan kecemasan ketika mata melihat laguna yang cantik itu. Keren. Kece. Kualitas OK. Langsung nyebur, dan kita ga tenggelem tapi ngambang saking asinnya itu laguna. Ya… jadinya berjemur dalam air hahahaha… trus lihat yang lain pada terjun bebas dari karang berketinggian sekitar 5 meter, gw juga akhirnya nyoba. Dag dig dug, tapi loncat juga, alhasil ketagihan sampe 3x hahahahaa… what an adrenalin!

033

This slideshow requires JavaScript.

Puas di laguna, kita balik mondok ke pulau Kiluan jam 17.30 pm trus istirahat di cottage. Menikmati sunset, indah bingits. Sambil santai di ayunan pohon J. Lalu, bakar2an makanan (jagung dan teman2nya) sambil chit chat menunggu ngantuk. Listrik belum ada lagi, haduh… terpaksa, mandi, sholat, dll dalam kegelapan, sambil nunggu solar tiba. Ya, di sana ga ada listrik yang dari PLN, tapi dari jenset yang pakai solar.

039

18 Mei 2014

Bagun pagi jam 5an, huaaaa… jam 06.00 am hujan! Ga asik banget, beneran. Kita kudu pagi-pagi jam segitu kalau mau lihat lumba2 nyebrang laut. Tapi, hujan tak kunjung reda sampai 1 jam. Galau lah kita semua. Dengan penuh kenekatan, kita putusin tetap jalan jam 7. Kita ga bisa nunggu lagi lebih lama karena akan kehilangan moment yang berharga tsb.

Kenapa kita ngotot harus lihat? Karena ini agenda utama tujuan kita ke pulau Kiluan ini. Inilah tempat habitat asli si lumba2 imut. Tempat inilah terjadinya migrasi lumba2 setiap pagi. Sudah mulai agak panas, sudah tidak akan ada lagi lumba2 lewat.

Di Teluk Kiluan dua jenis lumba-lumba. Spesies pertama adalah lumba-lumba hidung botol (Tursiops Truncatus) dengan badan lebih besar, berwarna abu-abu, dan pemalu. Spesies kedua adalah lumba-lumba paruh panjang (Stenella Longirostris) dengan tubuh lebih kecil dan senang melompat. Kawanan lumba-lumba liar menyelam bebas di bawah laut ditambah dengan pantai berpasir putih dengan latar belakang langit biru jernih merupakan destinasi utama Teluk Kiluan.

Jam 07.00 lewat, sekitar 10 menitan kita mengarungi laut dengan perahu kecil, perahu jukung namanya, yang mana 1 perahu Cuma boleh diisi oleh 3 – 5 penumpang aja (sudah termasuk drivernya). Sampai di tengah-tengah laut, kita langsung memicingkan mata untuk lihat sirip2 lumba2. Dan dari kejauhan, kita liat segerombolan sirip lumba2, trus mereka lompat2an keluar dari air. Kita kejar dong. Dan ga Cuma perahu kita, tapi semua perahu yang melihat itu juga menuju ke kawanan tersebut. Alhasil, ketika kita tiba, kawanan lumba2 itu sudah menghilang. Ya, mereka akan menghilang ketika mendengar deru mesin perahu. Jadi, ketika kita mau mencapai ke kawanan lumba2, ada baiknya matikan mesin perahu, lalu kita dayung aja perahunya. Atau kalau punya kamera dlsr yang lensanya ada yang super panjang, itu lebih bagus. Karena keseringan ketika kita tunjuk ada kawanan lumba2, kita kejar, sampai tkp, udah hilang. Kan capcai.

Si lumba2 itu juga tau ketika mereka jadi artis diburu paparazzi, mereka juga jenga’ rasanya, jadilah mereka ngumpet. Secara kita ga nyelem ke dalam laut, jadi mereka aman untuk ngumpet di dalam air.

Setelah puas hampir 1 jam di tengah laut untuk lihat lumba2 cantik, waktunya kita balik kandang. Menyenangkan, bisa lihat lumba2 live/ siaran langsung. Rasanya amazing. Ga akan pengalaman seperti ini bisa dibeli orang.

So, jam 08.00 am kita kembali ke cottage untuk packing balik ke Jakarta. Ga ada yang banyak diceritakan di sini dengan rute yang sama ketika pergi. Tapi, sebelumnya kita menikmati kelapa muda dahulu, fresh from oven. Jadi, akang2nya yang jaga (officer, penjamu kita selama nginep), manjat pohon kelapa dan langsung ngebelah kelapa di situ juga.

Jam 11.00 pagi ke Canti – Baukeheni – Merak – Jakarta. Jam 22.00 malam sampai di rumah, home sweet home.

049
foto bareng dulu di Teluk Kiluan
050
Jakarta, I’m coming home…

Catatan: Biaya thn 2014 untuk 1 orang IDR900,000. Gw sm anak gw jadi 1,8jt. Itu sudah all in, kita ga keluarin uang lagi kecuali utk keperluan pribadi.

Tips:

  1. Pergilah saat musim kemarau.
  2. Bawa sunblock karena kita akan banyak bermain dengan sinar matahari.
  3. Bawa tas kedap air.
  4. Bawa waterproof camera atau tas kamera kedap air untuk narsis ketika snorkling.
  5. Bawa banyak ransum (cemilan), khususnya air mineral. Kalau cemilan, sekalian buat bagi2 anak2 kampung sana di pulau Kiluan.

One Comment Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s