From Samarinda with Love

IMG_0868

#samarinda #balikpapan #kalimantan #kalimantantimur #Tenggarong #kumala #kukar #kutaikertanegara #reporepo #wisata #jalanjalan #lampion #tamanlampion #ritawidyasari

Nama Samarinda sebelumnya adalah Sama Rendah. Disebut seperti itu karena dataran sejajar dengan pernukaan air. Namun kelamaan orang-orang menyebutnya Samarinda. Entah bagaimana sejarahnya, mungkin biar kedengeran keren ketimbang Sama Rendah (rendah mindset yang tidak baik).

Berikut tempat-tempat wisata (aka jalan-jalan) yang ok untuk dikunjungi selama berada di Samarinda selama 3 hari 2 malam. Jalan-jalan ini berdasarkan pengalaman kunjungan pribadi pada tanggal 14 – 16 April 2017 dan cerita dari teman yang sudah lama bermukin di sana (cerita saja karena tidak sempat untuk mengunjunginya karena suatu hal).

Penerbangan memakan waktu lebih dari 1 jam dari Jakarta. Namun karena perbedaan waktu, maka ketika dari Jakarta ke Samarinda, terlihat seperti 2 jam lebih. Semua penerbangan tidak ada yang langsung ke Samarinda karena bandaranya belum ada. Jadi harus ke Balikpapan dulu, lalu disambung dengan perjalanan darat selama 3 jam. Perjalanan darat bisa dilakukan dengan shuttle bus kangoroo, yang setiap 10 menit hadir menjemput, dengan tariff 150,000/ orang. Lengkapnya bisa diintip si sini: http://kangaroo.id/index.php/schedule.

Ada banyak yang dapat dikunjungi sepanjang perjalanan dari Balikpapan ke Samarinda, yaitu marga satwa beruang madu. Kita bisa melihat pemberian makan beruang setiap jam 3 sore. Ada tempat makan dengan nama Tahu Sumedang. Menjual aneka macam makanan termasuk nanas goreng. Lalu ada bukit Soeharto, bisa melipir untuk istirahat sejenak menikmati hutan Kalimantan.

IMG_1302

Beritanya, bandara di Samarinda akan hadir di tahun 2017 ini. Jadi, berita bagus untuk menghemat waktu jika mau langsung ke Samarinda.

Samarinda

Islamic Center Samarinda

Letaknya di seberang sungai Mahakam pinggiran. Bentuknya ada yang bilang seperti blue mosque di Turki, tapi secara pribadi bisa dibilang lebih mirip dengan Masjid Kubah Mas di Depok, Jawa Barat, namun dalamnya persis seperti Masjid Agung At-Tiin di jalan Taman Mini, Jakarta Timur, dengan 2 tangga besar kanan kiri untuk menuju ke tempat sholat dan lantai bawah sebagai aula.

Di tahun 2017 ini telah dibuka Menara Asmaul Husna, yang mana ada Menara besar dan tinggi dengan tingginya 99 meter, yang di dalamnya bisa dikunjungi oleh pengunjung untuk ke atas, ke lantai 15 dengan infaq sebesar 15,000/ orang. Di sana kita dapat melihat kota Samarinda dari ketinggian. Selain itu ada wisata religi yang dibuka setiap hari dari jam 10:00 – 17:30.

Taman Lampion (Mahakam Lampion Garden)

Terletak 1 km dari Islamic Center. Jika tidak membawa kendaraan, bisa menaiki angkot dengan menyebrang jalan dari Islamic Center. Buka setiap sore menjelang malam dengan tiket hanya 10,000/ orang dan mendapatkan gelang kertas untuk dilingkarkan di tangan. Bentuk-bentuk lampion tersebut ada Menara Eiffel, Merlion, find nemo, Taj Mahal, bunga tulip, singa, penguin, labu Halloween, kata LOVE, super hero, tulisan I love Samarinda dan monas. Cantik untuk berfoto. Di sana tersedia tempat nongkrong dengan makanan-makanan ringan. Sebenarnya ada beberapa lampion juga di luar taman lampion, ada di sepanjang tempat tongkrongan sungai Mahakam tepian. Namun memang tidak  banyak dan tidak begitu menarik karena terpencar.

Wisata Sungai Mahakam

Walalupun penulis tidak merasakan sensasinya, namun bisa diinformasikan bahwa wisata tersebut dapat dinikmati oleh wisatawan mulai tanggal 24 April 2017 dengan biaya 50,000/ orang dengan short trip ke Big Mall atau Islamic Center. Wisata tersebut dikoordinir oleh Pesut Mahakam.

Berikut salah satu contoh detail wisata Pesut Mahakam. Untuk jadwal lain, bisa langsung menghubungi nomor yang tertera di bawah ini.

Hadi Sofian Noor Salam Jelajah Sungai Mahakam.

Ayoo Bapak ibu dan Adik Mahasiswa, Pelajar dan lainnya berwisata sore hari menikmati indahnya Sungai Mahakam…Kita Buka TRIP REGULER SORE di Akhir Pekan Pada:

Hari. : Minggu, 6 Agustus 2017.
Jam. : 16.00 WITA.
Tempat. : Dermaga Kantor Gubernur.

(Tempat Parkir Kendaraan di dalam parkiran kantor Gubernur dan tepian Dermaga Kantor Gubernur).

Harga Tiket Tour Wisata Jelajah Sungai Mahakam Per Orang.

Rp. 50.000,- (14 Th ke atas).√ Voucher.
Rp. 25.000,- ( 6 s/d 13 Th.). √ Voucher.
Di Bawah Lima Tahun Gratis.

Semua sdh termasuk Asuransi Jasa Raharja.

Rute Jelajah Sungai Mahakam.

Waktu kurang lebih 2 Jam Perjalanan.
Star Dermaga Kantor Gubernur,
Ke Jembatan Mahkota,
Ke Jembatan Mahakam dan Bigmall
Balik arah ke Dermaga Kantor Gubernur.

Safety.. InsyaAllah Aman dan Nyaman dan di kawal Petugas Dinas Perhubungan.

Tiket Tour Wisata Jelajah Sungai Mahakam bisa di pesan melalui CP/WA. Marketing.( 0821-5507-7484 ).

Dan Hindari yang mengatas namakan Marketing Jelajah Sungai Mahakam dan meminta uang langsung atau dengan cara mentransfer sejumlah uang. (Tiket bisa di beli di kapal Wisata Jelajah Sungai Mahakam).

Tempat Makan alias kuliner yang direkomendasikan

RM Pondok Borneo di Jl KH Abdul Hasan No. 5. Kalau di Kelapa Gading Jakarta, RM ini seperti Pangandaran. Menu seafood namun menu spesialnya adalah kepiting asap. Kami tidak memesan kepiting tapi pesan ikan dengan bumbu asap tersebut. Rasa bumbunya seperti rasa rendang. Udang galahnya dibumbu telur asin, mantap. Ikan patinnya digoreng bumbu pedas. Siip. Sayur togenya campur ikan asin. Enak rasanya pas ikan asinnya garing. Karena dibayarkan, jadi mengira-ngira perkiraan harganya sekitar 100,000/ orang.

RM Amado. Tempat makan makanan khas Banjarmasin (Banjar) yang terletak di jalan P. Ponogoro. Ada soto Banjar yang ketupatnya segede gaban, mie rebus, sate ayam dagingnya tebal rasanya enak, es kelapa kopyor plus kue lempeng, kue khas Banjar, rasanya sama dengan kue lumpur. Harga per kepala sekitar 40,000. Biasanya di RM tersebut suka ada ibu-ibu jual buah-buahan, jambu air dan sawo. Walaupun sawonya terlihat dan berasa keras kulitnya, namun isinya empuk.

Bebek & Ayam Goreng Pak Ndut. Terletak di jalan AW Syahrani No. 224, telp. 0541-7777252 dengan menu andalan Bebek Sangan, yaitu bebek yang dibakar lalu digoreng. Harga 1 orang sekitar 65,000.

Beli oleh-oleh

Beli oleh-oleh itu hukumnya wajib, tapi minta oleh-oleh itu hukumnya haram. Jadi kalau memang liburan, ya sadar diri untuk kasih oleh-oleh ke keluarga khususnya lalu ke sodara dan kalau ada lebih ke teman-teman. Di Samarinda ini, teman merekomendasikan ke East Kalimantan Center di jalan P. Antasari. Di sana menjual makanan ringan dan kerajinan khas Kalimantan seperti tas-tas mute, dompet-dompet mute. Tempat lain yang hanya menjual makanan untuk oleh-oleh bisa dibeli di seberang sungai Mahakam tepian, berbentuk kios-kios dengan banyak pilihan.

Transportasi

Tidak ada bus. Angkot hanya untuk dalam kota. Jika ingin ke luar kota Samarinda, maka disarankan menyewa mobil. Harga sewa sehari untuk Avanza/ Xenia saja sebesar 350,000, tapi jika dengan bensin dan sopir maka menjadi 600,000/ hari.

Kampung Tenun

Berada di jalan Pangeran Bendahara, kampung ini banyak berisikan hasil tenun baik tenun asli buatan tangan dengan alat tenun jadul maupun kain pabrik dengan motif tenun. Gapura segitiga dengan tulisan Selamat Datang Kampung Wisata Tenun Samarinda, kita disuguhi pemandangan kampung-kampung pada umumnya dengan rumah penduduk di sisi kanan dan kiri jalan. Untuk melihat cara tenun dibuat, kita bisa masuk gang sebelah kanan dan kiri dari rumah panggung dengan identitas Cagar Budaya Rumah Adat. Di kedua gang itu akan kita temukan sekelompok orang menenun dari alat tenun. Harga yang dijual bervariasi. Untuk 1 kain sarung tenun motif biasa dan kelas 3, harga 250,000. Kelas 2 dengan motif khas Kalimantan dihargai 350,000. Kelas 1 dengan motif lebih rumit dari kelas 2 dihargai 550,000. Harga tersebut tidak akan seperti itu lagi jika kita membelinya di toko. Namun yang jelas harganya lebih dari yang disebutkan sebelumnya. Harga bisa dikatakan di atas rata-rata karena dilakukan dengan tangan dan membutuhkan waktu yang tidak singkat. Untuk sarung sederhana bisa membutuhkan waktu 2 hari dengan 1 pekerja. Untuk bermotif bisa 3 hari kerja. Belum lagi jika pewarnaan dilakukan sendiri, maka dibutuhkan waktu lebih lama lagi karena untuk merendamnya saja bisa 2 malam, lalu dimasak untuk diwarnai. Selain ke tempat penenunannya langsung, di sana juga ada beberapa toko yang menjual tidak hanya kain tenun tapi juga souvenir-souvenir lain seperti kerajinan tangan gelang, kalung, tas yang semuanya bercirikan Kalimantan. Juga ada peci khas Kalimantan beserta sarungnya yang kotak-kotak merah dengan dasar hitam.

This slideshow requires JavaScript.

Big Mall

Mall ketiga dan terbesar di Samarinda. Sama dengan mall-mall di Jakarta kebanyakan yang isinya kurang lebih beda-beda tipis. Namun yang menarik adalah pemandangan yang dapat dinikmati sembari makan, Sungai Mahakam! Mall tsb langsung bersinggungan dengan sungai tersebut. Di sana kita bisa melihat lalu lintas perahu-perahu, khususnya tongkang yang membawa batu bara.

Tenggarong

IMG_1039

Tenggarong adalah salah satu kabupaten di KalTim. Untuk mencapai daerah ini, disarankan menggunakan kendaraan pribadi (sewa) selain karena perjalanan memakan waktu 1 jam dari Samarinda dan tidak adanya transportasi penghubung darat dari Samarinda ke Tenggarong (tidak ada angkot ataupun bus).

Pulau Kumala

Pulau kebanggaan warga Tenggarong. Terletak di tengah Sungai Mahakam merupakan taman rekreasi perpaduan antara teknologi modern dan budaya tradisional. Sayang kami tidak menjejakkan kaki di pulau ini karena waktu yang sempit. Untuk mencapai pulau tersebut, wisatawan diharuskan turun dari mobil, parkir, lalu jalan menaiki tangga sekaligus jembatan repo-repo. Di jembatan tersebut banyak gembok  yang dikunci lalu kuncinya di lempar ke sungai Mahakam. Di dalam pulau tersebut disediakan kereta untuk menelusuri pulaunya. Konon berita terakhir yg didapatkan, di pulau tersebut dibangun taman replika kerajaan nusantara dan 7 keajaiban dunia. Jika tidak ada waktu ke sana dan ingin membuktikan bahwa kita pernah ke Tenggarong, berfoto ria saja dengan latar belakang tulisan Tenggarong yang warna warni dengan latar belakang sungai Mahakam. Di sekitar sana juga ada taman kreatif. Kita bisa berfoto dengan mobil VW kuning melayang yang menabrak tembok dengan salah satu quote Bunda Rita Widyasari, bupati Tenggarong, “Keraslah terhadap segala bentuk kemalasan, kebodohan dan tidak berbuat apa-apa”.

IMG_0889

Museum Kerajaan KuKar (Kutai Kertanegara)

Dengan tiket 10,000/ orang dewasa, 5,000 anak kecil dan 15,000 untuk orang asing, kita akan bisa menikmati sejarah kerajaan KuKar dengan barang-barang peninggalannya seperti kerajinan tangan, mata uang lama, replika-replika/ board story flora fauna dan pertambangan, oil and gas dan tambang, mas, topeng-topeng khas kalimantan, gamelan, dan koleksi guci-guci antik dan prasasti-prasasti yang berada di ruang bawah tanah. Tak ketinggalan yang utama adalah singgasana Raja Kukar serta ruang tidur yang super jumbo. Di tengah gedung ada replika penambangan mas yang dilakukan secara konvensional.

Planetarium

Planetarium Jagat Raya “Rumah Alam Semesta” Tenggarong ini diresmikan pada tanggal 16 April 2015 oleh bupati Tenggarong. Bangunan ini bersebelahan dengan museum kukar dipisahkan dengan jalanan kecil. Dibuka hanya hari Minggu saja untuk pertunjukkannya. Tapi, tidak ada salahnya jika tidak datang hari Minggu, kita bisa berfoto di Taman Tata Suryanya. Di sana dibuat replika planet-planet yang berada di tata surya kita.

Museum Kayu

Museum ini berisikan segala macam yang berasal atau dibuat dari kayu, seperti patung icon Kalimantan yaitu Lembu Suwana yang berada tepat setelah pintu masuk. Dengan tiket masuk sebesar 3,000 saja, di sana diceritakan sejarah hewan ini. Ada buaya muara yang diawetkan. Menurut sejarahnya yang dipampang di mading sana, buaya asli sepanjang 5 meteran ini memakan manusia. Dibeleklah perutnya dan ditemukan potongan-potongan manusia. Setelah itu, diawetkanlah 2 buaya yang telah memakan manusia ini di tahun 1996 & 1997 dipercantik dengan diwarnai seperti kayu. Ada juga biawak dan kucing hutan yang turut diawetkan dan diwarnai seperti kayu. Terdapat juga di museum itu ada herbarium, jenis-jenis kayu, hasil olahan dan rotan. Di luar museum, lebih tepatnya di tempat parkir, ada satu pedagang souvenir yang menjual barang2 yang terbuat dari kayu seperti gelang, topi, tempat keranjang dan tas-tas. Tas-tas tersebut dari ukuran kecil sampai besar. Harga mulai dari 10,000 sampai dengan ratusan ribu.

Ladaya

Tempat outbond sekaligus cottage yang bisa dibuat sebagai background keren untuk selfie. Dengan tiket masuk 10,000/ orang dewasa dan 5.000/ anak kecil, kita bisa menikmati ruang hijau terbuka dengan saung-saung untuk istirahat dan juga acara kebersamaan seperti gathering kantor. Ada juga sangkar besar untuk burung. Namun yang sangat menarik adalah lansekap cottage yang dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi potensi jual yang menarik. Namun direkomendasikan jika ke sana tidak dalam keadaan hujan dan tidak datang di waktu siang hari ketika sinar matahari sedang terik-teriknya.

Tempat Makan

Jika ingin makan khas Banjar, maka kita bisa mampir ke Warung Banjar Sari yang berada dekat dengan PDAM. Di sana dijajakan sayuran dan lauk pauk khas Banjarmasin yang segar dan enak-enak. Harga kisaran 50,000/ orang.

Jika ingin menu barat, bisa datangi Distrosi Musical Studio yang terletak di jalan Gunung Merapi no. 32. Di sana disediakan menu steak. Selain tempat makan, tempat tersebut menjual CD lagu-lagu metal. Dan banyak komunitas penggemar musik metal nongkrong di sana.

20170415_122218

Universitas Kukar

Tidak sampai 5 menit saja dari Distrosi Musical Studio, kita sudah bisa menyambangi universitas kukar. Bangunan yang cukup sederhana dengan 2 lantai dan atap khas Kalimantan.

20170415_124208

Masjid

Ada 1 masjid besar di sana, yaitu Masjid Agung Sulaiman. Masjid yang berwarna khas Kalimantan yaitu dominasi hijau dan kuning (tapi untuk Masjid Agung ini, hanya warna hijau yang mendominasi), dapat dinikmati untuk berkomunikasi dengan Sang Pencipta untuk berterima kasih atas segala yang telah diberikan oleh-Nya.

Stadion Madya Tenggarong

Stadion besar ini banyak dipergunakan untuk konser-konser musisi lokal dan juga internasional seperti band rock Sepultura dan juga band pop MLTR (Michael Learns to Rock) dan semua itu gratis alias tidak dipungut bayaran karena sudah difasilitasi oleh bupatinya. Stadion ini dulunya dibangun karena akan diadakan PON di sana.

IMG_1064IMG_1056

Bontang

Kampung Budaya PamPang

Kampung budaya PamPang terletak di lintas Bontang, sekitar setengah jam dari Samarinda jika kecepatan mobil di atas rata-rata. Dengan tiket masuk sebesar 20,000/ orang kita dapat menikmati kebudayaan tarian Dayak dan toko souvenir yang memanjakan mata. Yang menarik di sana adalah kegiatan menari dari suku Dayak dari generasi cilik sampai dengan generasi senior. Tarian ditutup dengan mengundang penonton maju ke depan panggung dan  memainkan tari ketangkasan dengan kayu silinder. Jadi aka nada banyak penari wanita Dayak memainkan irama kayu buka tutup dan diloncati oleh penari/ pengunjung. Harus fokus dan tangkas, kalau tidak terjepitlah kaki kita.

Di sanapun ada orang Dayak yang sangat sepuh untuk bisa kita ambil foto bareng dengan topi khas Dayak. Setelah kita mengambil foto bersama, kita akan memberikan uang jasa mereka sebesar 20,000/ foto. Selain itu, kita juga dimanjakan dengan toko souvenir khas Kalimantan yang bisa dikunjungi untuk oleh-oleh.

Untuk yang nyetir harap hati-hati dan jangan ngebut karena banyak anjing berseliweran. Kalau saja pas lagi ngebut trus ada anjing ketabrak dan mati, kita akan dimintakan denda sesuai banyaknya puting susu si anjing. Katakana 1 puting susu seharga 1jt, jika ada 4, maka kita harus membayar 4jt. Lumayan, bukan? Jadi, tetap hati-hati dan bawa kendaraan dengan kecepatan normal saja.

Air Terjun Tanah Merah, Kebun Raya Unmul Samarinda, Telaga Permai Batu Besaung, Air Terjun Pinang Seribu, Pulau Beras Basah, Penangkaran Buaya,

Adalah tempat-tempat yang belum berhasil dikunjungi.

Over all, SPECIAL THANKS to my beloved childhood best friend, ZIYL YR, atas hospitalitynya to be the best guide in Samarinda! 🙂

20170415_134735

am gonna miss you, sweety :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s