Fresh City, Turkiye

blue mosque cover

Turkey 3 Hari 2 Malam (Turkiye 3D2N)

#turkey #istanbul #istanbulturkey #turki #hagiashopia #bluemosque #bosphorus #selatbosphorus #kebab #sultanahmet #trem #taxi #simit #topkapi #harem #erdogan

Mengisi waktu untuk umroh mandiri, kita berlima melipir dulu ke negrinya Erdogan, Turki, tepatnya ke ibu kota Istanbul.

Dengan visa kurang dari 1 juta dan tiket borongan untuk umroh dengan Saudi Arabia, jadilah kita di Istanbul untuk 3 hari 2 malam.

Makanan

Apalagi kalau bukan kebab. Makanan khas Turki ini jadi andalan para pelancong dengan harga lumayan tapi bikin perut kenyang. Harga kebab bervariasi dari yang murah sampai yang mahal. Dari 7 Lira sampai dengan 30an Lira ada. Pinter-pinter kitanya mencari tempat kebab ini yang sesuai dengan kantong.

Cemilan khas Turki adalah simit, roti panjang dibentuk oval terikat dengan taburan wijen di atasnya seharga 1.25 lira. Kombinasi hanya pakai Nutella seharga 2.5 lira. Selain simit, ada lagi roti-roti yang lain dan kacang panggang.

Satu lagi yang harus dicoba dan direkam video adalah es krim ala Turki. Es krimnya enak, lembut dan sedikit lengket seperti slime atau permen karet. Tapi, yang menarik adalah penyajiannya. Pembeli akan dijailkan oleh penjual sampai beberapa keisengan baru diberikan. Harga bervariasi tergantung tempat, sekitar 9 – 15 lira.

kacang panggang
kacang panggang
pedagang simit
simit

es krim turki

Bisa diliat video es krimnya di mari:

 

Tempat Tinggal

Kalau tujuannya pleasure, mo ngiter-ngiterin situs-situs bersejarah, ambil hotel di sekitaran komplek Sultan Ahmet, tempat yang ada Hagia Sophia, Blue Mosque dan Topkapi. Hotel-hotel di sekitaran komplek ini kebanyakan kecil-kecil dan ga ada lift. Maklum hotel budget, tapi worth banget dengan harga yang terjangkau. Jadi kalau memang bawa koper besar, siap-siap nge-gym gratis angkat koper sendiri ke lantai atas, ditanggung ngek. Tapi, oke lah pengalaman, kapan lagi kita angkut-angkut koper berat segede gaban ke atas lewat tangga :D?

Liburan gw kemarin total 5 orang, ngebook di Old Mile Hotel, dapet di lantai 2. Petugasnya ramah-ramah, apalagi si Kadir, ngobrol terus sama dia. Kamar cukup buat tidur dan geletakin 6 koper besar plus sisa dikit untuk sholat. Kamar mandi bersih. Harga Cuma 1,8jt untuk 2 malam 5 orang. Kalau dihitung perorang jadi sekitar 180rb/ malam/ orang. Ok kan? Dapat sarapan pula. Tapi, jangan harap sarapannya nasi goreng, bubur ayam atau mie ayam. Ini setengah Eropa, jadi suguhannya ya roti beserta teman-temannya seperti keju slice, ham, tomat, ketimun, telor rebus, kopi dan teh. Soalnya bocah-bocah si generasi micin begitu ke roof top, langsung melongo, “Kok ga ada nasi goreng?” Hedehh…

turki hotel

Transportasi

Trem

Kereta berjalur di jalan raya, membelah sebagian Istanbul dan masuk ke komplek Sultan Ahmet, tepatnya di depan Hagia Sophia.

trem

Taxi

Banyak berseliweran di sekitaran tempat wisata. Warnanya kuning. Harga standard. Sopir-sopirnya? 99% crazy kata Kadir. Kitapun mengalaminya.

Jadi, setelah dari berpesiar di Selat Bosporus, kita salah ambil jalan pulang. Inginnya naik trem, tapi karena makin menjauh akhirnya naik taxi. Hanya 20 lira sampai ke Hagia Sophia. Pak sopir langsung liat belakang dan spion, tancap gas, langsung mundur. Mundur mundur terus, sampai sepertinya kurleb 1 km. Ada taxi lain lagi ngetem, doi langsung banting stir ke kiri, ngelewatin taxi ngetem itu, begitu terus. Pas sampe di puteran yang dia mau, langsung nge-cross like hell. Abis gitu ketawa-ketawa ngomong entah apa yang maksudnya kalo ga mundur muternya kejauhan. Ohemji… padahal kita udah pada senewen ngeliatin atraksinya.

Mobil Travel

Kita pakai mobil ini, booking langsung di bandara Attaturk. Secara berlima dan banyak luggage jadinya kita cari yang bisa memfasilitasi banyak orang. Kalau Cuma sendiri atau berdua, lebih baik naik bus atau trem.

Harga pp (pulang-pergi, pas pulang balik ke bandara lagi minta dijemput) dari bandara ke komplek Sultan Ahmet sebesar 200 lira. Itu sudah yang termurah. Beberapa agent travel ada kasih harga lebih dari itu, 130 lira dan 180 lira sekali jalan. Mereka akan tanya berapa orang kalau kita mau pesan. Dan ternyata, Alhamdulillah, mobilnya super duper gede. Buat mereka itungan 7 orang, tapi begitu kita masuk dengan ukuran bodi kita bisa muat 9 orang (8 di belakang, bangku hadap-hadapan dan 1 di depan). Koper-koper di bagian belakang.

Sopirnya sama kayak sopir taxi. Udah kadang ngebut, cuek aja lagi ngerokok sambil nyetir. Jadilah kita di belakang tutup hidung semua. Terus pas cari-cari hotel di komplek, ga ketemu-ketemu, lalu dia turun tanya-tanya, begitu ketemu ternyata harus lawan arus, dan di jalanan itu karena sempit, hanya 1 arah, tiba-tiba dia langsung mundur sambil nanjak, trus puter balik, sambil angkat-angkat tangan di atas stir (maksudnya minta maaf dan mohon diberikan jalan kepada pengendara lain). Wah keren dah pokoknya atraksi-atraksi sopir-sopir di sana.

Tempat Wisata

Hagia Sophia

This slideshow requires JavaScript.

Situs peninggalan yang berupa gereja lalu berubah fungsi menjadi masjid lalu sekarang menjadi museum. Tidak diperkenankan untuk sholat di sana, walau nama Allah dan Muhammad s.a.w. terpampang jelas dan sangat besar di sana. Di dalam aya sofia, ada lubang pengharapan yang kalau kita masukkan jempol kita lalu diputer kita sembari berdo’a mengharapkan sesuatu. Ingat, itu syirik ya kawan-kawan… Jangan dilakukan dan jangan dipercaya. Kalau mau cuma buat narsis aja gapapa.

Untuk masuknya, kita hanya perlu merogoh kocek sebesar 40 lira per orang. Tapi, karena antriannya yang mengular (padahal itu hari kerja) dan gerimis besar, lalu ada seorang guide samperin kita, tawar menawar, jadilah kita menggunakan jasa guide itu dengan akses masuk express (dibawa sama si guidenya). Jasa guide dia minta 150 lira tapi kita tawar menjadi 100 lira dan sepakat.

Jadi, harusnya kita bisa di antrian dan sampai pintu masuk sekitar 45 – 60 menitan, ini hanya cukup 5 menit.

Topkapi Palace + Harem

Topkapi adalah komplek lingkungan situs bersejarah yang di tengah-tengahnya banyak peninggalan Rasullallah s.a.w. beserta sahabat-sahabatnya seperti pedang nabi, Abu Bakar, helai rambut Nabi, gigi Nabi, dll. Sayangnya kita dilarang memoto di sana. Kalaupun mau coba-coba nekat, petugas akan melihat dan kita bakal dimarahin karena mereka ada di setiap sudut.

Harem adalah rumah persinggahan sultan di Turki. Kita akan berkeliling melihat ruang tamu, ruang keluarga, hammam (kamar mandi), kamar tidur, dll. Letak Harem ini di bawah tanah.

Harga masuk Topkapi 40 lira dan Harem 20 lira. Kalau mau sekaligus beli tiketnya di luar langsung 60 lira. Tapi kalau Cuma beli Topkapi dan sesampainya di dalam mau lihat Harem, jangan khawatir, karena ada loket di depan pintu Harem.

Antrian juga cukup panjang di tempat wisata ini. Karena tidak mau jalur cepat, jadilah sekitar 30 – 45 menit mengantri. Kalau mau cepat, tambah lagi 20 lira per orang. Dari mana kita bisa dapatkan jalur cepat itu? Jangan khawatir, bakal banyak orang-orang yang bawa tiket nyamperin antrian bilang, yang mau cepat sini beli tiketnya ditambah 20 lira. Untuk jasa guide beda lagi.

Jangan khawatir juga untuk guide-guide yang ada di sana, semua resmi. Mereka menggunakan kartu identitas sebagai guide. Dan memang jika menggunakan jasa mereka, kita akan dapat prioritas untuk masuk cepat.

Blue Mosque

Masjid biru yang sangat terkenal seantero jagad. Masjid ini selain untuk tempat ibadah umat muslim, juga dijadikan tempat wisata bagi non-muslim. Hanya saja untuk non-muslim tidak bisa setiap saat masuk, tapi ada waktu-waktu tertentunya. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu muslim yang ibadah ketika jam sholat masuk (sebelum dan setelah azan).

Ketika sekitar setengah jam mau masuk ashar, kita mau masuk, namun dihadang petugas. Kita bilang mau sholat, baru si petugas mempersilahkan. Tapi, kita ga jadi karena belum wudhu. Seenggaknya si petugas tau kita memang mau sholat. Tempat wudhu laki-laki dan perempuan dibedakan dan jaraknya sangat jauh.untuk yang laki-laki begitu masuk komplek masjid belok kanan langsung tempat wudhu. Tapi, untuk perempuan setelah tempat wudhu laki-laki kita masih harus belok kiri, mentok belok kiri dan adanya di ujung. Jika mau ke toilet, harus turun ke bawah seperti ruang bawah tanah.

Wudhu di luar di masa winter sangat maknyus. Begitu kena air, langsung mati rasa. Kebas. Tapi, tetap lanjut dong… itulah perjuangan dan pengorbanan 😀

Pelancong akan mengira blue mosque itu disebut masjid biru karena kubahnya yang berwarna biru. Namun, kalau kata penduduk asli sana, nama original masjid itu adalah Masjid Sultan Ahmet dan kenapa dinamakan masjid biru karena di dalamnya di bagian atas diwarnai dengan warna biru.

Makam Sultan-sultan

Tiket masuk: gratis. Walau gratis, ga banyak yang masuk. Ya iyalah, Cuma ngeliatin makam keluarga Sultan. Ada sekitar 7 atau 9 rumah besar di sana yang isi semua rumahnya makam. Disimbolkan dengan peti mati di atas lantai berwarna hijau. Ga ada fotonya karena memang ga mau foto itu.

Selat Bosporus

Selat ini membelah kultur history di Turkey antara Eropa dan Asia. Karena kita ambilnya dari Enimomu, maka kita dapat bagian Eropa, melewati jembatan Bosporus. Harga tiket bervariasi dari 12 lira sampai dengan puluhan lira, tergantung kapalnya. Kita ambil yang 12 lira yang hanya 1,5 jam. Menunggu kapal penuh penumpang dalam waktu 45 menit. Hari semakin gelap dan setengah perjalanan lebih, banyak yang kibarkan bendera putih dengan action langsung turun ke bawah kapal ke bagian tertutup lalu pesan teh panas 😀

tempat naik kapal selat bosporus
Tempat naik pertama ke kapal pesiar selat bosporus

Sebenarnya masih banyak lagi tempat-tempat wisata seperti Galata Tower, namun karena keterbasan waktu dan keterbatasan tenaga, maka kita benar-benar menikmati semuanya dengan yang dekat-dekat saja.

galata tower dari kejauhan
Galata Tower dari kejauhan

Orang Turki

Orang-orang Turki di Istanbul ramah-ramah, khususnya pedagang-pedagang sana. Apalagi kalau mereka tau kita dari Indonesia, wah tambah ramah. Entah karena kita bangsa dengan muslim terbanyak atau karena kita terkenal dengan hobi belanjanya 😀

Untuk wajah, bisa dibilang hanya 99% cantik-cantik dan tampan-tampan. Ga percaya? Tukang es krim aja cakep. Satpam dan tantara-tentara sana juga cakep-cakep, kecuali yang sudah berumur ya… pokoknya seger lah di sana pemandangannya.

Oleh-oleh

Kalau mau puas bisa ke bazar. Tapi, di sepanjang toko di komplek Sultah Ahmetpun banyak yang menjajakan oleh-oleh.

Harga bervariasi dari barang kecil harga murah seperti gantungan kunci seharga 3 lira tapi kalau beli 4 jadi 10 lira. Dompet-dompet mak-mak sekitar 10 lira dapet 6 biji. Tas-tas unik dari yang kecil seharga 10 lira sampai yang besar. Pashmina, cangkir pasangan seharga 35 lira, sampai tea set kecil-kecil yang bagus seharga sekitar 350 lira.

Terus terang melancong di Turki belum puas karena belum ke daerah lain selain Istanbul. Karena kepingin banget bisa naik balon udaranya di sana di Capocadia/ Cappadocia, dan tempat-tempat unik lainnya. Di Istanbulpun masih banyak yang belum kejamah dan belum sempat menonton beberapa atraksi juga seperti tarian sufinya. Semoga bisa kembali lagi ke Turki untuk bisa sepuasny menjelajah negara Om Erdogan itu. Aamiin.

One thought on “Fresh City, Turkiye

  1. Pingback: Umroh Mandiri – Travel dan Jalan2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s