Blood Moon in Lombok yang Indah (Sebelum Gempa)

lombok 1

#lombok #ntb #tour #turlombok #bali #sumbawa #lomboq #seribumasjid #pulauseribumasjid #cidomo #sukarare #desatenun #kasta #pernikahan #maling #mutiara #mutiaraairlaut #mutiaraairtawar #mutiaraairmata #pernikahan #culikcalonmempelai #nyelaba #malinggadis #begawe #dajal #kecimol #songket #gerhanabulan #bloodmoon #pantaimandalika #pantaipink #bukitmerese #gempa #islamiccenter #ntbislamiccenter #sukusasak #sasakende #saterembige #ayamtaliwang #dodolrumputlaut #kaos #sasaku #eksotis #prayforlombok

lombok 2

Tur kali ini (27 – 29 Juli 2018) berpihak ke alam cantik, yaitu Lombok. Perjalanan dilakukan di akhir Juli 2018 dengan 1 tujuan utama: Gerhana Bulan (Blood Moon). Sisanya? Menikmati indahnya alam Lombok dengan sumber: Guide ajaib, Mr. Lalu Echan.

lombok 3

SEPUTAR TENTANG LOMBOK

  • Sebelum menyusuri Lombok, kudu tau dulu hal-hal kecil mengenai Lombok. Karena Lombok itu ibu kota NTB, maka bergelarlah beberapa singkatan untuk si NTB ini, seperti Nasib Tergantung Bali. Karena di zaman dulu Bali masih mendominasi Lombok. Pulau Lombok dulu dikuasai oleh orang Bali, tepatnya di Utara, di Bayan dan di kota. Di mana sumber mata air ada, di situ ada orang Hindu Bali. Karenanya adat istiadat Lombok mirip dengan Bali. Kalau Sumbawa dikuasai oleh orang Melayu karenanya adat istiadat dan juga pakaian mirip dengan melayu.
  • Gelar NTB yang lain adalah Naik Turun Belanja. Ini gelar khusus untuk pelancong yang berburu oleh-oleh.
  • Perlu diketahui bahwa di Lombok tidak ada pom bensin, tapi Pertamina. Kalau pom bensin adanya di warung-warung. Dan juga tidak ada makan siang dan makan malam tapi adanya makan nasi di siang hari dan makan nasi di malam hari.
  • Arti pulau Lomboq: lurus. Menggunakan huruf q di belakang bukan k. Karena kalau Lombok pakai k itu artinya cabe (bukan cabe-cabean ya…). Diartikan lurus karena orang Lombok jujur-jujur dan murah senyum.
  • 75% penduduknya penganut agama Islam. Lombok dikenal dengan sebutan pulau seribu masjid. Dinamakan seperti itu karena di setiap perkampungan memiliki lebih dari 1 masjid yang mana dana pembangunan dan perawatan masjid berasal dari panen (hasil tani) masyarakat Lombok. Tidak dipungkiri, selama perjalanan, kami selalu menemukan masjid di setiap beberapa ratus meter.
  • NTB memiliki 3 suku yang disebut dengan suku Sasako: Suku Sasak (Lombok), Samawa (Sumbawa) dan Ambojo (Bima dan sekitarnya). Walaupun ukuran pulau Sumbawa 3x lebih besar dari Lombok, tapi Lombok lebih maju dari sumbawa dalam hal perekonomian, pariwisata dan lainnya.
  • Alat transportasi di Lombok dinamakan Cidomo = cikar/ kuda; Dokar/ tempat duduk; Mobil/ angkutan.
  • Ampenan adalah kota dimana kegiatan banyak dilakukan dan area tersebut dinamakan kawasan Bin Taro karena dulunya banyak orang dari Timur Tengah. Sekarang banyak ditemui orang-orang dari banyak belahan dunia.
  • Orang Lombok jika menjual tanahnya di Lombok, hitungannya per are bukan per meter.
  • Orang paling kaya di Lombok adalah orang yang punya paling banyak ternak dan orang yang punya tanah paling luas, bukan bagusnya rumah atau banyaknya kendaraan.
  • Jumlah mall ada 3. Yang 1 tutup, jadi sekarang tinggal 2 mall. Mall terbesar di Mataram, namanya Mall Epicentrum dan satunya lagi adalah Mall Mataram.
  • Jalan udayana adalah tempat untuk nongkron dan belajar kelompok. Batas nongkron untuk perempuan sampai dengan jam 5 sore. Karena kalau lebih dari jam itu harus dikawinkan. Karenanya banyak yang beralasan belajar kelompok.

KASTA DI LOMBOK

Ada 2 kasta di Lombok, yaitu:

  1. Kasta bangsawan (menak) Purwangse: Jika lelaki diberi gelar nama di depan yaitu Datu/ Raden/ Dadu. Jika perempuan diberi nama di depan dengan nama Dende atau Lale. Kasta ini tidak boleh menikah di luar kasta ini. Kalau menikah dengan kasta selain ini, maka orang tersebut tidak akan diakui/ dibuang.
  2. Kasta bangsawan (menak) Triwangse: Jika lelaki diberi gelar Lalu (nama depan). Jika perempuan diberi gelar dengan nama depan Bai’. Kasta ini boleh menikah dengan orang di luar kasta ini.

Kasta bangsawan memiliki pesuruh (budak), diberi nama golongan Tatik. Tatik tidak memiliki apa-apa seperti tanah, ternak, rumah dan lainnya. Tatik datang ke kasta bangsawan ini dan akan dijamin hidupnya. Jika bangsawan ada acara seperti pernikahan, Tatik ini yang akan bekerja untuk kelancaran acaranya. Sang bangsawan hanya memonitor.

PERNIKAHAN

Semua orang Lombok, khususnya lelaki, keturunan maling, yaitu penculik gadis untuk dinikahkan. Karenanya yang perjaka dinamakan Merari/ melarikan/ mencuri. Itulah sistem kawin culik Lombok.

Untuk menikah, sang perjaka harus melarikan calon pengantin wanita dulu. Dan sebelumnya mereka harus pacaran dulu. Waktu untuk melarikan si gadis adalah sesudah memasuki azan Magrib. Karena si orang tua gadis akan ke masjid sampai dengan selesai waktu sholat Isya tidak balik ke rumah. Dan saat itu si gadis akan packing baju-bajunya.

Yang menculik adalah keluarga atau teman dari si lelaki, tidak boleh calon mempelai lelaki. Si gadis akan dititipkan di rumah mempelai lelaki dan si lelaki tidak boleh tidur di rumah tersebut. Rumah tersebut akan dijaga 24 jam oleh saudara atau teman si lelaki agar si gadis tidak melarikan diri atau tidak diculik oleh mantan yang lain. Setelah beberapa hari si gadis di rumah lelaki, ada acara yang namanya Nyelaba, yaitu mengabari ke keluarga perempuan bahwa si gadis akan menikah dengan si perjaka. Yang mengabari tidak boleh orang tua lelaki karena aturan adat istiadatnya. Selama proses nyongkolan tidak boleh ada kontak antara orang tua perjaka dan orang tua gadis. Lalu ada Mesejadi yaitu menyepakati/ memberi janji berapa mahar si gadis. Baru ada Bait Wali, mengambil orang tua wali nikah. Setelah bait wali, nikah, baru acara proses terakhir disebut Begawe, yaitu acara pesta pernikahan.

Begawe tradisional dilakukan dengan memberikan undangan secara lisan (bukan tulisan), dari 1 rumah ke rumah yang lain. Setelah undangan (prolem), yang mendapat undangan tidak boleh membawa amplop tapi bawa beras atau gula dengan menggunakan baskom. Kenapa baskom? Karena setelah memberikan barang tersebut akan ditukar dengan makanan/ jajanan yang sudah ada di tempat.

Setelah Begawe, esoknya dilanjuntukan dengan acara nyongkolan (arak-arakan mantenan). Barisan penganten dan ada dajal alias dangdut jalanan. Barisan depan terisi oleh anak-anak kecil dengan menggunakan pakaian adat. Barisan selanjutnya adalah barisan pendamping wanita, dan sang mempelai berada di bawah payung agung tua. Barisan selanjutnya adalah barisan pendamping lelaki. Barisan terakhir adalah barisan dajal (kecimol). Kecimol adalah bukan musik tradisional sasak. Alat musik tradisional Sasak adalah gendang belih (tabuh yang besar). Gendang belih ini dulu dipakai ketika mau berperang di zaman penjajahan. Namun, zaman sekarang digunakan untuk si raja sehari alias penganten.

Untuk penganten bangsawan tidak diperkenankan menggunakan music dangdutan/ kecimol.

DESA TENUN, SUKARARE

Desa Sukarare adalah desa tenun yang mana wanitanya boleh menenun. Semua pelancong boleh memakai pakaian adat Lombok, tapi baju yang disediakan adalah semi adat (karena aslinya baju adat itu berat) dan disediakan pula di tempatnya untuk kita memakai pakaian tersebut dan foto-foto dengan latar belakang rumah tradisional Lombok. Desa Tenun merupakan tempat pengepul kain tenun.

Wujud pakaian adat Lombok persis dengan pakaian adat Bali (Udeng). Kalau Bali identik dengan warna putih, Lombok dengan warna hitam. Nama baju adat suku Sasak disebut Pigor atau baju godek nongki yang artinya monyet nungging karena baju tersebut depannya naik tapi belakangnya turun. Baju adat asli tidak boleh dicuci tapi dijemur saja. Baju tersebut jarang dipakai. Kalaupun dipakai biasanya untuk acara-acara khusus seperti nyongkelan.

MUTIARA

Mutiara adalah produk unggulan utama Lombok. Lombok merupakan penghasil mutiara terbaik di dunia, bukan di Indonesia lagi, tapi di dunia. Lombok Timur mengandung asam garam yang luar biasa dan karenanya dilakukan pembudidayaan di sana.

Ada 3 jenis mutiara:

  1. Mutiara air laut: Dibudidayakan di laut. 1 cangkang menghasilkan 1 mutiara. Dipanen 1x dalam 3 – 5 tahun. Harganya maut. Harga perbiji, tergantung kerangnya, sekitaran dari 500ribu sampai dengan jutaan. Akan ada sertifikat untuk menjamin keaslian. Fungsi diberikannya sertifikat adalah jika masih di Lombok masih bisa ditukar. Pesan guidenya, diingat ya: Kalau di luar Lombok, jangan dipakai mutiaranya, pakai saja sertifikatnya, biar mutiara aslinya ga hilang.
  2. Mutiara air tawar: terbentuk dari air liur kerang di air tawar dan dipanen sekitar maksimum 3 tahun. Terjadinya mutiara adalah ketika kerang tersakiti atau terbentur maka air liurnya akan memprotek dirinya sehingga membentuk mutiara. Dalam 1 cangkang kerang akan menghasilkan 10 biji mutiara. Karenanya harga mutiara air tawar bisa lebih murah dari air laut. Dan harganyapun bisa ditawar.
  3. Mutiara air mata: bisa dibeli di depan hotel/ restaurant. Pesan guide: Belilah di hari terakhir. Kalau hari pertama 100rb bisa 3 atau 5. Tapi kalau hari terakhir 100rb bisa sekilo. Dibuat di pabrik di kota Surabaya. Bahan pembuatnya adalah dari biji plastik dicampur dengan sedikit kulit kerang.

Selain 3 jenis mutiara tersebut ada lagi mutiara yang lain, yaitu mutiara liar, namun mutiara ini tidak dibudidayakan. Jarang sekali orang menemukan mutiara ini. Biasanya mutiara ini ada di Eropa. Harganya bisa mulai dari 75jt sampai dengan 400jt atau bahkan lebih. Bentuk awal mutiara ini bulat dan lambat laun bisa lonjong karena masih hidup.

Cara membuktikan mutiara air laut asli adalah dengan digigit. Jika berasa serbuk pasir dan asin, itu asli. Bukti lain adalah dengan diberikannya sertifikat. Toko mutiara tidak akan sembarangan mengeluarkan sertifikat jika mutiara yang dijual tidak asli.

Lalu, pertanyaannya, apa bedanya air liur kerang dan air liur manusia?
Kalau kerang menghasilkan mutiara, kalau manusia menghasilkan pulau. Garing ya? Krik… krik… krik…

PANTAI MANDALIKA

Nama pantai Mandalika diambil dari nama putri pangeran, kerajaan di Lombok, kerajaan Tojemberung. Putri Mandalika yang sangat cantik diperebuntukan oleh pangeran-pangeran di Lombok tapi putri tidak mau memilih satupun karena jika memilih akan ada perang saudara.

Pantai Seger adalah tempat diselenggarakannya sayembara putri Mandalika untuk mengundang semua masyarakat Lombok. Namun, putri tidak mau memilih diantaranya, satupun, siapapun. Pada saat itu, putri Mandalika mengeluarkan suara/ pesan terakhirnya: “Kami cinta semua masyarakat Lombok ini dan semua pangeran di Lombok ini. Akan tetapi kami tidak akan memilih diantara kalian. Kalian akan bertemu dengan saya setahun sekali dalam bentuk nyale.” Setelah itu putri menceburkan diri ke laut dan tidak muncul-muncul, namun yang muncul adalah nyale/ cacing.

Di pantai tersebut bisa dilihat patung putri Mandalika yang dikejar oleh pangeran.

Nyale atau cacing yang berwarna-warni yang mempunyai seribu kaki ditangkap sebelum matahari terbit, sekitar jam 5 pagi. Lalu dimakan mentah-mentah oleh penduduk sekitar dan biasanya tradisi ini terjadi pada bulan Februari menurut penanggalan Lombok Sasak. Kita tidak bisa menangkap nyale tersebut jika matahari sudah terbit karena cacing tersebut akan melebur menjadi air atau hilang. Jika bisa menangkap sang nyale, maka air pertama diusapkan akan membuat sifat anak mengikuti sifat putri Mandalika. Penangkapan dapat dilakukan 2 kali, yaitu di hari pertama dan hari kedua.

PANTAI KUTA DAN BUKIT MERESE

Kuta artinya aku di sini. Ku artinya aku. Te artinya di sini. Pantai ini berpasir putih dan berbiji seperti butiran merica.

Bule-nule yang berada di area Kuta adalah bule-bule pecinta surfing. Surfing biasanya di pantai Kerupuk. Bule-bule yang menginap di sini lebih senang menginap di homestay daripada di hotel. Paket penginapan homestay biasanya dapat fasilitas motor. Makanya ga heran, 90% pengendara motor di Kuta itu bule-bule sejauh mata memandang. Makanan yang mereka makan biasanya nasi bungkus. Durasi menginap mereka paling cepat 2 pekan, paling lama 2 bulan.

Masjid terbesar di Kuta, arsitekturnya berasal dari replika masjid kuno di desa Bayan. Dibuat oleh BUMN, ITDC, salah satu perusahaan pengembangan perusahaan pariwisata di Indonesia. Sebelum ada ITDC 29 tahun yang lalu, lahan sulit untuk dibebaskan karena pola pikir orang selatan sangat keras (pade praye). Sebelum ITDC, ada LTDC, tapi tidak mampu mengembangan pariwisata area selatan ini. Kemudian diambil alih oleh BTDC, tapi juga tidak bisa mengembangkannya, hanya mampu mendirikan 1 hotel bintang 4, yaitu Novel resort. Dan sekarang pembangunan besar-besaran oleh ITDC, seperti hotel bintang 5.

Akan pula dibikin kamar yang banyak di area khusus ini karena akan dibuat sirkuit terbuka terbesar untuk motoGP, sirkuit street Mandalika, yang mana pejalan kaki juga bisa menikmati. Seperti yang ada di Moscow dengan dana 7 triliun yang sudah diMoUkan. Untuk yang mau membuka usaha, bisa daftar ke ITDC.

Sirkuit untuk penonton, ditempatkan di perbukitan agar menghadap ke pantai. Lokasi di sekitaran bukit Merese.

Jika di sekitaran bukit Merese ada anak kecil yang minta duit, janganlah dikasih karena nanti anak-anak yang lain akan meminta uang juga dengan macam-macam alasan. Lebih baik gunakan jasa anak-anak tersebut untuk ambil foto dan berikan uang sebagai jasanya, karena itu lebih adil. Skill mereka mengambil foto itu bagus-bagus. Jika tidak mau naik ke atas bukit, bisa tinggal di hotel banseng, alias tempat istirahat yang atasnya seng, bawahnya ban.

Sayangnya, perjalanan di bukit Merese tidak berlanjut ke batu Payung karena waktu yang terbatas. Kalau ke sana bisa 30 menit pakai boat. Tempatnya memang bagus, background iklan rokok Dunhil.

PANTAI PINK

Pantai pink. Bisa dililhat warna pinknya pada pagi hari dan sore hari. Kalau sudah siang, warna pinknya sudah tidak terlihat. Sayangnya, kami ke sana waktu sudah menunjukkan siang hari, jadi sama sekali tidak bisa melihat warna pink seperti yang dihebohkan. Tapi, ternyata hijabnya yang pink!

KAMPUNG SUKU

Kampung suku sasak terletak di 2 kabupaten yaitu kab. Lombok utara, desa Bayan. Tapi kami tidak ke sana, karena jauh dan jalanan yang sempit (bus tidak bisa masuk).

Desa suku Sasak Sade. Guide tidak menyarankan ke desa tersebut karena sekarang sudah bersifat money oriented. Pengunjung tidak akan fokus pada kehidupan dan kearifan kehiduapn di sana, tapi diajak belanja ke sana ke sini karena banyak rumah sudah berjualan.

Kampung yang berkesan adalah kampung Sasak Ende. Di sana hanya ada 1 koperasi saja dan ukurannya kecil, jadi pengunjung bisa lebih fokus ke kebudayaan desa sana. Atraksi peresean (tarian ritual minta hujan. 2 lelaki saling pukul dengan rotan. Jika tidak bercucuran darah, hujan tidak akan turun) adalah tari yang menggunakan perisai/ ende/ tameng. Namun sekarang tidak dilakukan untuk ritual karena sudah mengenal agama Islam. Untuk masuknya tidak dikenakan biaya tiket, tapi hanya donasi seikhlasnya setelah pertunjukan peresean (Bahasa Jakartanya peresean adalah street fighting).

Di kampung tersebut terdapat 55 kepala keluarga. Sanak saudara saling menikah agar tali persaudaraan tetap ada. Rumah suku sasak berbeda dengan yang biasa dihuni di Lombok. Lantainya terbuat dari tanah liat yang dicampur dengan kotoran sapi/ kerbau. Setiap Jum’at lantai harus dipel dengan kotoran sapi/ kerbau untuk mengkilatkan lantai. Untuk temboknya mereka menggunakan anyam-anyaman dari bambu. Untuk atapnya terbuat dari anyam-anyaman ilalang. Di dalam rumah, tidak memiliki banyak kamar, hanya 1 kamar utama/ kamar tidur dan pawon (dapur). Kamar tidur utama ditiduri oleh orang tua. Sedangkan anak-anaknya tidur di bawah kaki orang tua, yang mempunyai filosofi bahwa anak akan terus nurut dan patuh dengan orang tua. Kalau masuk ke dalam rumah suku Sasak ini harap diperhatikan bahwa pintunya rendah. Filosofinya yang tercermin adalah bahwa jika bertamu di rumah tersebut, tamu harus menghormati yang punya rumah dengan masuk dengan cara merunduk.

lombok 68

NTB ISLAMIC CENTER

NTB Islamic Center biasa disebut dengan Masjid Hubul Wathon.

Keistimewaan masjid ini:

  • Di bulan Ramadhan, gubernur akan mendatangkan Imam dari Timur Tengah. Jumlahnya bisa 5.000 jamaah di rokaat pertama.
  • Diselenggarakannya MTQ Nasional di tahun 2016 dengan pemenang dari Papua.
  • Adanya menara Asmaul Husna dengan 99 anak tangga. 1 menara besar dari 5 menara yang ada di sana. Untuk masuk dan naik ke atas bisa dengan berinfak Rp5,000/ orang melalui lift. Bisa juga dengan menaikinya melalui tangga. Menara dibuka sebelum atau setelah waktu sholat. Karena selama sholat, tidak diperbolehkan ada orang di atas.
  • Jika sholat Jum’at yang menjadi imam/ penceramah di masjid ini adalah gubernur NTB.

Di masjid ini juga bisa dilakukan acara pernikahan agar biaya pernikahan bisa dihemat. Biaya sewa akan dimasukan ke donasi masjid. Dana dari masjid didapat dari potongan gaji PNS dan sumbangan emas dari PT Newmont di Taliwang, NTT.

Untuk pengunjung non-muslim, disediakan pakaian tertutup oleh Masjid jika mau memasuki masjid.

Jika bertemu orang yang berjualan di kursi roda, tolong dibelilah tanpa ditawar walaupun kita ga butuh barangnya. Kalau perlu dilebihkan uangnya dengan hitungan sedekah 🙂

lombok 72

MAKANAN KHAS

Macam-macam makanan di Lombok:

  • Nasi bala buyung, makanan khas kab. Lombok tengah.
  • Sate Rembige, khas kota Mataram. Enak loh ini satenya, seperti sate maranggih.
  • Makanan nasional Lombok yaitu Ayam taliwang yang asalnya dari sumbawa, lalu terbentuk kampung Taliwang di Lombok dengan bahasanya Samawa dan Sasak.

OLEH-OLEH

  • Sasaku supermarket, seperti Joger Bali atau Dagadu di Jogja. Barang-barangnya dan kualitasnya bagus-bagus. Harga lumayan. Beli untuk keluarga atau orang-orang terdekat. Beli pakaian saja. Jangan beli makanan atau mutiara di tempat ini.
  • Madu songgak ada di toko makanan. Madu ini dibolehkan diminum oleh yang sudah nikah saja 😀
  • Dodol rumput laut (penghasil rumput laut terbesar), berasal dari Lombok Barat sekotong, adalah salah satu oleh-oleh yang terkenal di Lombok.
  • Begitu juga dengan Susu kuda liar, oleh-oleh terkenal di Lombok. 1 botol bisa seharga 80 ribu, bisa dikonsumsi selama 1 bulan dengan sekali teguk menggunakan gelas whiski yang kecil (sloki). Rasanya asem. Biasanya diminumnya dicampur dengan madu.
  • Toko souvenir: Lombok Eksotis. Ada baju pengantin, yaitu kaos extra extra extra large, yang bisa dipakai untuk 2 orang.
  • Jika mau beli songket yang asli, belilah yang tidak mengkilat. Kalau mengkilat itu buatan pabrikan. Harga pabrikan 20 ribuan di tepi pantai.
  • Kaos-kaos bisa mudah ditemui di sekitaran tempat wisata seperti pantai-pantai, restaurant-restauran dengan kisaran harga 20ribuan.

TAMAN MAYURA

PULAU PASIR

BLOODMOON (GERHANA BULAN MERAH merona)

Gerhana bulan merah darah berlangsung pada tanggal 27 Juli dini hari sekitar jam 3 WITA. Kami dari www.jejaklangit.com sudah siap dan standby sebelum jam 3 pagi di pantai.

Alhamdulillah, cuaca bersahabat walaupun berkali-kali awan menggantung menyelimuti langit dan angina pantai yang maknyus. Kami dapat banyak foto gerhananya sekaligus melaksanakan ibadah sholat gerhana.

Kami saling belajar, baik itu astronominya itu sendiri maupun astrofotographhynya. Tak banyak cerita, lebih baik nikmati saja foto-fotonya:

Asyik kan??? Ingin gabung dengan tur berikutnya untuk mengamati gerhana matahari cincin di akhir tahun 2019? Cekidot gan di sini: https://www.jejaklangit.com/2018/09/eclipse-party-derawan.html

GEMPA

Hari terakhir kami di sana, gempa mengguncang dengan kekuatan 6.4 SR. Dan ternyata itu adalah awal muawal gempa yang terjadi selama 5 pekan berturut-turut di Lombok, hingga menelan korban meninggal dunia lebih dari 1.000 orang. Innalillahi… 😦

Hari pertama gempa, tanggal 29 Juli 2018, hampir jam 6 pagi gempa mulai. Dinding hotel yang kami tempati bergoyang dengan kencang dan membuat semua orang panik, berhamburan ke luar. Hotelpun langsung menyalakan sirinenya.

Sekitar kurleb 30 menitan kemudian, datang lagi si gempa dengan porsi yang sama. Dan terakhir gempa yang kami rasakan sekitar jam 10an, ketika kami berada di toko oleh-oleh makanan.

Semoga semuanya yang di Lombok dalam keadaan baik dan dapat melanjutkan kehidupannya seperti sedia kala. Aamiin.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s