Masjid2 untuk I’tikaf

IMG_20190526_072320.jpg

 

Masjid2 Untuk I’tikaf di Jakarta di Bulan Ramadhan sesuai pengalaman pribadi.

1. Masjid Agung At-Tiin

Masjid keluarga Cendana yany bertempat di Jalan Raya TMII, sebelah padepokan silat.

Makan sahur dan buka puasa: Bayar

Kegiatan ba’da Isya:

* Jam 9-11 malam, Tausiah

* Jam 11-2 pagi, istirahat

* Jam 2-3.30 pagi, Qiyamul lail

* Jam 3.30-4.30, sahur

* Jam 4.30-5, Sholat Subuh berjamaah

* Jam 5-6 pagi, Tadarus Qur’an 1 juz

(+)

– Tempat yang luas.

– Banyak tukang makanan dekat parkiran motor dan juga di pelataran masjid.

– Toilet yang banyak. Ada tambahan mobile toilet jika malam 25, 27, 29.

– Ada tempat untuk keluarga di lantai bawah.

– Bacaan imam yang ok, seperti di Madinah, walau ada 1 atau 2 imam yang tidak seperti itu.

– Karpet yang empuk.

– Ada petugas dan jamaah yang saling mengingatkan untuk rapatkan barisan.

(-)

– Kurangnya AC dan kipas angin untuk ukuran ruangan yang begitu luas.

– Antrian yang begitu panjang di toilet menjelang qiyamul lail.

2. Masjid Sunda Kelapa

Masjid agung ini begitu teduh di pekarangannya karena banyak pohon besar menaungi.

Makan sahur dan buka puasa: Disediakan (gratis)

Kegiatan ba’da Isya:

* Jam 9-12 malam, istirahat

* Jam 00-00.30 pagi, Tadarus Al-Qur’an

* Jam 00.30-1.30 pagi, Tausiah

* Jam 1.30-2 pagi, Tadarus Al-Qur’an

* Jam 2-3.30 pagi, Qiyamul lail

* Jam 3.30-4.30 pagi, sahur

* Jam 4.30-5 pagi, Sholat Subuh berjamaah

* Jam 5-5.30 pagi, Tadarus Al-Qur’an

(+)

– Ruangan cukup besar untuk menampung jamaah yang banyak.

– Kamar mandi yang tidak begitu antri ketika menjelang qiyamul lail.

– Anak2 tidak berisik (agak aneh memang).

– Security wanita membangunkan jamaah yang terlelap menjelang qiyamul lail.

– Ruangan yang adem karena cukup pendingin.

– Bacaan imam yang bisa dibilang cukup baik.

– Ada beberapa tukang makanan di halaman masjid jika tidak kebagian makanan gratis dari masjid.

(-)

– Banyak nyamuk di dalam ruangan.

– Terlalu penuh, sehingga kadang banyak orang yang songong kala melewati jamaah yang lain.

– Ukuran lebar karpet yang pendek, sehingga jika tidur kita harus benar2 meringkuk.

– Jika donatur sedang sedikit, suka tidak kebagian nasi. Hanya kelompok2 tertentu yang mendapatkannya.

 

3. Masjid Raya Al-Ittihaad

Masjid yang berada dalam kawasan komplek perumahaan orang-orang kaya daerah Tebet.

Makan sahur dan buka puasa: Disediakan (gratis).

Kegiatan ba’da Isya:

* Jam 9-11 malam, Tausiah

* Jam 11-2 pagi, istirahat

* Jam 2-3.30 pagi, Qiyamul lail

* Jam 3.30-4.30 pagi, Sahur bersama

(+)

– Homieeeeee (gw sukak banged)

– Air mineral disediakan gratis, tinggal ambil dari kulkas bening air gelasnya.

– Ruangan adem banget. AC dan kipas angin on terus.

– Karpet lumayan empuk.

– Lingkungan tenang.

– Parkir mobil dan motor tertib dan ok.

– Imam untuk selain sholat Taraweh ok.

– Akhwat punya kesadaran penuh untuk merapatkan shaftnya.

– Toilet enak dan bersih.

– Disediakan mesin cuci baju.

(-)

– Bacaan imam pas sholat taraweh ngebut. Sayang sekali… Apa mungkin karena kejar tayang 1 malam taraweh kelarin 1 juz? #myownopinion

– Apa lagi ya? Keknya susah menemukan lagi kekurangannya karena banyak kelebihannya 😊

 

4. Masjid Al-Hikmah

Masjid yang berada di daerah Mampang ini tidak terlalu besar dibanding yang 3 di atas, tapi tidak terlalu kecil juga.

Makan buka puasa: Disediakan (gratis).

Kegiatan ba’da Isya:

Akan disambung besok ya…

Selamat menunaikan ibadah sholat Isya dan Taraweh ..

 

 

 

 

 

1.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s